Manado, Sulut | Waspada24.com—Mengawali rangkaian agenda keagamaan di bulan suci, Pemerintah Kota Manado melaksanakan kegiatan Safari Ramadan pada Jumat (20/02/26).
Bertempat di Masjid Jami Nurut Taqwa, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, kehadiran pimpinan daerah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat di tengah khidmatnya suasana ibadah.
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang didampingi langsung oleh Wakil Wali Kota, dr. Richard Sualang, memberikan apresiasi tinggi kepada umat Muslim yang tengah menjalankan kewajiban puasa.
Dalam orasi singkatnya, Andrei menegaskan bahwa kekuatan utama Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara ini terletak pada kerukunan yang terjaga, sehingga nilai-nilai toleransi harus terus dipupuk demi keutuhan sosial.
Lebih lanjut, Andrei menekankan bahwa hubungan harmonis antarumat beragama bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi pembangunan.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk memaksimalkan ruang silaturahmi selama bulan Ramadan ini sebagai upaya mempererat tali persaudaraan, guna memastikan Manado tetap menjadi rumah yang sejuk bagi keberagaman.
Sinergi antara pemangku kebijakan dan para tokoh agama juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.
Wali Kota berharap kolaborasi strategis yang telah terjalin selama ini dapat ditingkatkan kualitasnya.
Menurutnya, dukungan dari para pemuka agama sangat krusial untuk menciptakan stabilitas wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali.
Aspek sosial lingkungan pun tidak luput dari perhatian pemerintah. Di hadapan para tokoh masyarakat, Andrei mengingatkan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan serta ketertiban umum.
Ia menekankan bahwa kedisiplinan kolektif dalam menjaga estetika dan keamanan kota merupakan cerminan dari nilai-nilai ibadah yang sedang dijalankan.
Agenda religius ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, MPH., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Julises Oehlers, S.H., serta sejumlah Kepala SKPD.
Kehadiran para tokoh agama setempat melengkapi khidmatnya acara yang ditutup dengan dialog hangat bersama para undangan. (74M)



































