​Audit di Kota Cakalang, Menakar Presisi di Markas Bitung

Tamrin L.

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:44 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.comKamis pagi, 26 Februari 2026, gerbang Markas Kepolisian Resor Bitung tidak hanya menyambut laporan warga.

Tepat pukul 08.30 Wita, iring-iringan kendaraan dinas dari Manado memecah rutinitas.

Itwasda Polda Sulawesi Utara datang bukan untuk kunjungan seremonial, melainkan membawa mandat inspeksi: Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., tampak sudah bersiap di pelataran. Didampingi Wakapolres Kompol Daniel Korompis, S.H., dan barisan Pejabat Utama, penyambutan itu terasa formal namun cair.

Bagi Albert, kedatangan Tim II Itwasda adalah ritual tahunan yang krusial untuk mengukur denyut nadi organisasi yang dipimpinnya.


​Audit kali ini membedah dua jantung institusi: perencanaan dan pengorganisasian.


Di bawah komando Kombes Pol Arian Primadanu Colibrito selaku Pengawas Tim II, rombongan ini membawa “pisau bedah” Pertemuan di ruang utama dibuka dengan atmosfer yang serius.

Albert Zai, dalam sambutannya, memilih diksi yang lugas. Ia menyebut audit bukan sebagai momok pemeriksaan, melainkan instrumen pembenahan internal.

Baginya, profesionalisme Polri di lapangan harus berakar dari tertibnya administrasi di balik meja.

​”Kami menyambut tim sebagai mitra evaluasi. Ini adalah momentum untuk mengoreksi dan memastikan setiap langkah kami berada di rel aturan,”

ujar Albert. Ia menekankan bahwa muara dari audit ini adalah satu: peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih presisi bagi warga Bitung.

​Sikap terbuka juga ditekankan kepada seluruh Kapolsek jajaran.

Albert menginstruksikan anak buahnya untuk kooperatif dan transparan. Di era keterbukaan informasi, ia sadar betul bahwa ketidaktertiban administratif bisa menjadi celah yang menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi baju cokelat tersebut.

​Kombes Pol Arian Primadanu menyambut gayung tersebut dengan arahan yang tak kalah tajam.

Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan internal adalah detektor untuk memastikan program kerja tidak sekadar berjalan, tapi juga tepat sasaran dan akuntabel.

Efisiensi, menurut Arian, adalah harga mati dalam penggunaan uang negara.

​”Audit ini bukan ajang mencari kesalahan demi kesalahan. Kami hadir untuk membina, memastikan mekanisme pertanggungjawaban telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”

tegas Arian di hadapan peserta audit. Ia memposisikan timnya sebagai konsultan yang membantu Polres Bitung menghindari deviasi anggaran.

​Ketua Tim, Kompol Nyoman Sri Oktarini, segera memimpin teknis pendalaman.

Fokus pemeriksaan kali ini cukup spesifik:


dokumen Pertanggungjawaban Keuangan (Perwabku) untuk periode September 2025 hingga Januari 2026.


Rentang waktu lima bulan ini menjadi sampel krusial untuk menilai konsistensi manajerial.

​Suasana audit berlangsung secara maraton hingga pukul 16.00 Wita. Di meja-meja pemeriksaan, para perwira seperti AKP Shyntian Kambey dan AKP Yellen D. Kumaat tampak tekun membedah berkas logistik dan aliran dana operasional.

Dialog terjadi secara dinamis, di mana setiap satuan fungsi diberi ruang menjelaskan tantangan di lapangan.

​Tak hanya soal angka, urusan “isi kepala” dan distribusi personel pun disisir oleh IPDA Wahyuni A. Bawon.

Sinkronisasi antara beban kerja di tingkat Polsek dengan ketersediaan sumber daya manusia menjadi salah satu materi yang diperdebatkan secara konstruktif dalam sesi audit tersebut.

​Hingga matahari condong ke barat, proses audit berakhir dengan catatan-catatan penting bagi masa depan Polres Bitung.

Langkah transparan ini diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi yang bersih.

Sebab, di mata publik, kehebatan polisi tidak hanya diukur dari penangkapan penjahat, tapi juga dari bersihnya dapur internal mereka sendiri. (74M)

Berita Terkait

​Ikhtiar Menambal Kebocoran Solar di Kota Cakalang
​Redam Konflik Agraria, Polsek Maesa Kedepankan Restorative Justice dalam Sengketa Lahan di Wangurer Barat
​Evaluasi Kinerja Pemda Harus Adil, Apkasi: Jangan Terjebak Standardisasi Angka
​Kawal Kesejahteraan Warga, Dandim 1310/Bitung Pastikan Jembatan Airmadidi Tuntas Tepat Waktu
Eksistensi 526 Tahun Wanua Kema Satu: Merajut Keberagaman dan Sinergitas TNI-Rakyat di Minahasa Utara
KRI Selar-879 Gelar ‘Refreshment Exercise’ Guna Dongkrak Profesionalisme Prajurit Satrol Kodaeral VIII
Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kodim 1310/Bitung Gelar Patroli Skala Besar
​TNI dan Warga Bersinergi Bersihkan Jalan Penghubung Kasawari-Makawidey

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

​Ikhtiar Menambal Kebocoran Solar di Kota Cakalang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:44 WIB

​Redam Konflik Agraria, Polsek Maesa Kedepankan Restorative Justice dalam Sengketa Lahan di Wangurer Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 07:54 WIB

​Kawal Kesejahteraan Warga, Dandim 1310/Bitung Pastikan Jembatan Airmadidi Tuntas Tepat Waktu

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:37 WIB

Eksistensi 526 Tahun Wanua Kema Satu: Merajut Keberagaman dan Sinergitas TNI-Rakyat di Minahasa Utara

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:18 WIB

KRI Selar-879 Gelar ‘Refreshment Exercise’ Guna Dongkrak Profesionalisme Prajurit Satrol Kodaeral VIII

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:56 WIB

Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kodim 1310/Bitung Gelar Patroli Skala Besar

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

​TNI dan Warga Bersinergi Bersihkan Jalan Penghubung Kasawari-Makawidey

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:46 WIB

​Dituding Muat Berita Sepihak Tanpa Klarifikasi, Tiga Media Siber Disomasi Dansatrol

Berita Terbaru

SULUT

​Ikhtiar Menambal Kebocoran Solar di Kota Cakalang

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:48 WIB