Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang. Polres Agara usut Rutin BPJN

WASPADA24

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:45 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com- Kondisi ruas Nasional Kutacane menuju Sumatera Utara (Medan) tepatnya di wilayah Kecamatan Lawe sigala-gala Lawe Tua, Kayu Mbelin, Bambel, Semadam, Titi Pasir, Lawe Dua, Kecamatan Bukit Tusam sekitarnya Kabupaten Agara bertaburan lubang. Padahal dibangun atau diperbaiki tak tuntas_tuhtas. Padahal dialokasikan anggaran APBN 2023/2024/2025.

Jalan ini dipenuhi lubang, saluran parit wilayah tanggungjawab bpjn aceh tersumbat sehinggga musim penghujan tergenang jalan nasional. dan sebagian besar titiknya digenangi air, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas setiap hari. ” saya minta Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara usut anggaran rutin bpjn Aceh tiga tahun ini. Anggaran tersedot miliaran tetapi perbaikan jalan nasional dan parit tak tuhtas. Bahkam, rumputan di bahu jalan semak,'” ujar Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah.

Pantauan wartawan di lapangan,pada jumat(03/07/26), menunjukkan bahwa permukaan jalan sudah tidak lagi rata dan nyaman dilalui. Lubang-lubang menganga dengan berbagai ukuran tersebar di sepanjang badan jalan. Genangan air di sejumlah titik turut memperburuk kondisi tersebut, terutama saat musim hujan, karena lubang sulit terlihat oleh pengendara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rusaknya semakin parah sekarang, karena lubangnya tambah banyak. Sebulan yang lalu sempat ditambal, tapi bukan di titik-titik yang rusak berat. Sekarang malah makin sulit dilewati,” ungkap Amir, salah seorang pengguna jalan yang ditemui di sekitar lokasi.

Ketika di konfirmasi.Jaya PPPK wilayah 3.5 pada hari kamis.09/07/26 melalui pesan whatsapp. namun beliau tidak dapat memberikan keterangan sampai berita ini di terbitkan.

Ketua LSM korek.Irwansyah, juga menanggapi terhadap Jalan yang rusak ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dengan wilayah Aceh Tenggara. Kondisi ini menyebabkan masyarakat harus ekstra hati-hati, terutama pengendara roda dua yang sering terperosok saat melintasi jalan.

Harapan,”irwan terhadap pengelola dana rutin BPJN secepatnya memperbaiki jalan lintas kutacane medan,karna para pengemudi jalan mengeluh ketika hujan lubang-lubang tidak terlihat,”jelasnya pada waspada24.com sabtu.04/07/26.

Hal senada juga disampaikan Kasimin, warga lainnya yang mengaku khawatir karena kerusakan jalan terus melebar dari hari ke hari. Menurutnya, jika terus dibiarkan tanpa penanganan, kerusakan bisa semakin meluas dan mengancam keselamatan warga. “Apalagi sekarang musim hujan. Lubangnya tertutup air, pengguna jalan jadi tidak tahu mana yang dalam. Ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Menanggapi kondisi itu, Ardi (54), warga Desa Kute Lang-Lang Kecamatan Bambel, menyampaikan harapannya agar pemerintah provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Aceh segera melakukan perbaikan. Ia menyebut bahwa kerusakan paling parah berada di ruas jalan dari Dusun Paye Bute hingga ke Desa Kuning, Kecamatan Bambel.

“Kami masyarakat Kecamatan Bambel memohon agar segera dilakukan perbaikan. Jalan ini sangat penting, dan setiap hari dilalui masyarakat,” katanya.

Masyarakat berharap adanya tindakan konkret dari pemerintah agar perbaikan bisa segera dilakukan, demi kelancaran aktivitas warga dan keselamatan pengguna jalan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah provinsi terkait rencana perbaikan jalan lintas Medan–Kutacane tersebut.

Laporan.M.Jeni
Waspada24.com.

Berita Terkait

Laksanakan Perintah Kasad, Kodim 0108/Agara Tuntaskan Program Bedah RTLH, Danposramil Lawe Bulan Serahkan Kunci Rumah Layak Huni
Proyek Bronjong Desa Ketambe Disorot: Dugaan Mutu Material Diabaikan, Pengawasan Dipertanyakan, LSM KOREK Desak Audit Menyeluruh
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Kadis Sosial Bahagia Wati Turun Langsung ke Desa Kuning I, Pastikan Tak Ada Korban Banjir Terlewat Pendataan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang, Kejari Usut Rutin BPJN

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:31 WIB

Deteksi Dini dan Kebersihan Brandgang, Lapas Kelas IIA Binjai Perkuat Keamanan dan Ketertiban

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:16 WIB

Pembangunan Plat Deuker Dusun 1B Bohongi Warga: Klaim Bantuan Caleg, Tapi Masuk Anggaran Dana Desa! Laporan APBDesa Suka Makmur Diduga Dimanipulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:45 WIB

Sinergi Polri dan Lapas Bengkalis Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas, Kalapas : Tidak Ada Ruang Untuk Narapidana Bermain Narkoba

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:22 WIB

Pin Up Casino – Azərbaycanda onlayn kazino Pin-Up

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Berita Terbaru