REKAMAN BOCOR! Kades Suka Makmur AKUI Bagi-bagi Uang Desa ke Camat & Polres, Tak Netral Pilkada! Semua Dugaan Korupsi Terbukti Nyata!

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGKAT, 12 Juli 2026 – Semua dugaan penyimpangan keuangan Desa Suka Makmur yang selama ini diduga warga, kini TERBUKTI SECARA TELAK melalui rekaman suara percakapan Kepala Desa dengan pihak lain. Dalam rekaman yang disebarkan ini, Kades secara sadar mengakui adanya praktik pembagian uang hasil Dana Desa kepada Camat hingga jajaran Polres, serta secara terang-terangan mengakui tidak netral dan mengeluarkan biaya besar saat Pemilihan Legislatif lalu.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengakuan ini menjadi kunci yang menghubungkan seluruh kasus penyimpangan: mulai dari ambulan dua kali bayar, kilang padi ngangkrak, hingga plat deuker yang dibohongi sebagai bantuan pribadi. Semua ternyata bagian dari rekayasa untuk menutupi aliran uang desa yang dibagi-bagi dan dipakai untuk kepentingan pribadi.

 

BUKTI DARI REKAMAN SUARA KADES:

“Karna apa pun ceritanya pak Kadus kalau bapak yang bercerita ke kecamatan, camat pasti benci sama kalian, kenapa? Sedikit banyaknya adalah dana desa yang… bukan untuk nyogok camat bukan. Pasti adalah bagi-baginya ke semua orang itu. Ke Kapolres aja seperti itu, jadi kan enggak saya sendiri.”

 

“Selisih kita hanya 400 suara, sedih kan kalau seribu nggak ada masalah. Tapi ngak apa-apa saya hanya rugi duit. Subsidi kita rugi di pembangunan itu ada peluang bisa dicari.”

 

“Karna Polisi Itu enggak ada yang sempurna dan enggak ada yang baik, enggak ada yang bagus.”

 

Artinya sangat jelas:Kades mengakui ada aliran uang Dana Desa ke Camat dan Polres. Mengakui menggunakan uang besar demi kemenangan calon pilihan saat Pemilu, sehingga tidak netral.Mengakui kerugian di proyek pembangunan sengaja dibuat, sebagai celah untuk menutupi uang yang sudah dibagi/dikeluarkan untuk kepentingan pribadi.

 

SELURUH RANGKAIAN KORUPSI YANG DIDUGA TERBUKTI

1. Bukan hanya soal bagi-bagi uang, rekaman ini menguatkan semua kejanggalan yang sudah terungkap sebelumnya:Dua kali belanja ambulan, hanya satu ada anggaran Rp 495 Juta dicatat dua kali, tapi hanya ada satu unit kendaraan. Selisih Rp 245 Juta ternyata masuk celah untuk keperluan lain. Jelas Mubadzir & Melanggar Aturan Keuangan Desa.

2. Kilang Padi Ngangkrak, menelan anggaran Rp 177 Juta, selesai dibangun buka sekali seminggu tanpa alasan masuk akal. Kepemilikan gelap, Kadus tidak dilibatkan. Ini proyek rekayasa untuk menghabiskan uang.

3. Plat Deuker Dibohongi Sebagai Bantuan Caleg. Diklaim bantuan pribadi, ternyata dibayar pakai Dana Desa. Dipaksa masuk lewat Perubahan RKP padahal tidak direncanakan awal.

4. Ada Perlindungan Terstruktur. Seperti diakui Kades sendiri: uang desa sudah dibagi ke pejabat tingkat kecamatan hingga kepolisian. Wajar jika laporan warga diabaikan, belum dibuat LP, dan pelaku belum disentuh hukum. Ini bukan sekadar kesalahan, tapi JARINGAN KORUPSI.

 

TUNTUTAN MASYARAKAT YANG TIDAK BISA DITUNDA LAGI

Melihat bukti rekaman dan fakta yang menumpuk, kami menuntut:

1. PENYITAAN & PEMERIKSAAN LANGSUNG rekaman ini sebagai bukti utama oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Inspektorat Provinsi – lepas dari campur tangan pihak Kabupaten Langkat yang diduga sudah terlibat.

2. PENYIDIKAN TERHADAP SELURUH PIHAK yang disebut dalam rekaman: Kepala Desa, Camat, hingga jajaran Polres yang diduga menerima aliran uang.

3. PENCOPOTAN SEMENTARA Kepala Desa Suka Makmur secepatnya, karena terbukti melanggar aturan netralitas pemilu dan menyalahgunakan wewenang untuk korupsi.

4. PENGEMBALIAN SELURUH KERUGIAN NEGARA yang berasal dari uang rakyat.

5. PENYELESAIAN HAK WARGA: Aktifkan kilang padi, operasikan ambulan dengan benar, dan akui semua aset desa milik warga.

 

“Kalau sudah bicara sendiri di rekaman, tidak ada lagi alasan menutup mata. Uang rakyat tidak boleh dibagi-bagi untuk melindungi diri sendiri! Kami tunggu tindakan nyata, bukan janji manis lagi!” tegas perwakilan warga. (TIM)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Satria Aritonang 3 Tahun Tak Selesai: Penyidik Polres Langkat Diduga “Main Mata”, Oknum BKO TNI Belum Diperiksa  
Skandal Meluas: Dugaan Markup Dana Desa Suka Makmur, Terbukti Ada Upaya Bersama Menutupi Kebenaran!  
Dana Rakyat RP44, 4 Juta Lenyap:Inspektorat Langkat Kecolongan, Siapa Bertanggung Jawab?
Pembangunan Plat Deuker Dusun 1B Bohongi Warga: Klaim Bantuan Caleg, Tapi Masuk Anggaran Dana Desa! Laporan APBDesa Suka Makmur Diduga Dimanipulasi
KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR
Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan
Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan
Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho Hadiri Apel Besar HUT Pramuka ke-65

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Pimpin Hari Juang Polri 2026, Kapolres Bitung Tegaskan Pentingnya Pelayanan Humanis dan Profesional

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Soroti Kinerja Penyidik, Tim Monev Bareskrim Polri Sambangi Mapolres Bitung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:21 WIB

​Kapolres Bitung Bersama Ketua Bhayangkari Hadiri Malam Toast Kenegaraan HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

​Pimpin Upacara Kemerdekaan, AKBP Arie Sulistyo Tegaskan Komitmen Pelayanan Humanis Polres Bitung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:46 WIB

​Mantapkan Kedisiplinan Generasi Muda, Kejari Bitung Dukung Pengukuhan Paskibraka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:56 WIB

​Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ Kawal Khidmatnya Tradisi Taptu dan Pawai Obor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:47 WIB

​Respon Cepat Laporan Warga, Satreskrim Polres Bitung Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan

Berita Terbaru