Ruas Jalan Mbarung Kedataran Rusak Parah Di Aceh Tenggara,Warga Mendesak Perhatian Pemerintah Daerah.

WASPADA24

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 15:38 WIB

50375 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara.Waspada24.com – Kondisi ruas jalan Mbarung kedataraan rusak parah mulai dari Desa Lawe Sarap Kecamatan Lawe Alas menuju Kecamatan Tanoh Alas dan Kecamatan Babul Rahmah.Aceh Tenggara.

Jalan tersebut perlu di perihatinkan. Beberapa titik jalan terlihat rusak parah dan berlubang, bahkan badan jalan nyaris hancur total. Kondisi ini telah berlangsung 15 tahun tanpa adanya perbaikan dari pemerintah daerah setempat.

Pantauan Waspada24.com pada Selasa (18/11/2025), sebagian besar badan jalan terlihat tidak hanya rusak, tetapi juga dipenuhi Air di dalam lobang dan semak di pinggiran jalan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan karena rawan menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan lainya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rindu (50), warga Desa Titimas mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan yang belum juga diperbaiki. Ia menekankan pentingnya akses jalan yang layak bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan ini. Selain itu, pembersihan badan jalan dari semak dan rumput juga sangat dibutuhkan. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat karena menghubungkan tiga kecamatan.

Apalagi, di Desa simpang empat ngkeran ada kantor pemerintahan seperti, pukesmas,Kantor camat,ada juga sekolah SMP,SMA,dan sekolah Agama MTSN,MAN dan polsek dan Koramil kok bisa tidak ada perhatian dari pemerintah daerah untuk perbaikan ruas jalan yang rusak parah yang paling sedih di rasakan masyarakat tiga kecamatan juga mengalami kesulitan membawa hasil pertanian,” ujar Rindu.

Menurutnya, perbaikan jalan bukan sekadar untuk kenyamanan berkendara, tetapi juga berdampak langsung terhadap perekonomian lokal. “Ketika akses jalan lancar, otomatis aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain kerusakan badan jalan, beberapa jembatan di jalur tersebut, seperti oprit Jembatan Pantai Dona, juga masih belum diperbaiki sejak terendam banjir beberapa tahun lalu. Hal ini menjadi perhatian masyarakat agar pemerintah daerah segera mengalokasikan dana perbaikan untuk infrastruktur yang rusak, baik jalan maupun jembatan.

Rindu juga menyinggung program visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara yang menekankan perbaikan di berbagai sektor, termasuk pengendalian banjir, peningkatan kualitas jalan, serta sistem pengelolaan air limbah perkotaan dan perdesaan. Menurutnya, fokus perbaikan harus diarahkan pada titik-titik paling rawan yang sering digenangi air.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara melalui laporan kinerja menyatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan kegiatan sesuai ketentuan dan spesifikasi pekerjaan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan perhatian lebih karena merupakan lokasi paling rawan kerusakan dan genangan air.

Masyarakat tiga kecamatan berharap pada pemerintah daerah segera menindaklanjuti kondisi ini agar akses jalan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga secara optimal.

Laporan (M.Jeni)
Waspada24.com.

Berita Terkait

Tradisi Pedang Pora lepas Sambut Kapolres Agara Berjalan Lancar
PEDANG PORA DAN ISAK TANGIS WARNAI PELEPASAN AKBP YULHENDRI, KAPOLRES AGARA RESMI BERGANTI
Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang,PPK BPJN 3.5 Wilayah Agara Tutup mata??
Satresnarkoba Berhasil Bekuk Tiga Pelaku Pengedar Pil Ekstasi Lintas provensi
Danrem 011 Lilawangsa Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Terpanjang di Aceh Tenggara Terget Selesai Agustus 2026
Danrindam IM Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Terpanjang di Aceh Tenggara Terget Selesai Agustus 2026
Yahdi Hasan Ajak Masyarakat Nikmati Durian Kutacane, Panen Alami Jadi Keunggulan Tanah Alas
Babinsa Kodim 0108/Agara Kebut Pemasangan Sling Jembatan Gantung Perintis, Akses Dua Desa Segera Terwujud

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:25 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:59 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:49 WIB

Meriah dan Penuh Keakraban, SDN 4 Blangkejeren Sambut Murid Baru dalam MPLS

Senin, 13 Juli 2026 - 09:40 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Pining Berlangsung Penuh Semangat di Tengah Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Bencana Banjir Putuskan Jalur Vital, Polri dan TNI Bersinergi Layani Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:39 WIB

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:40 WIB

HK Kebut Pembersihan Material Longsor, Jalan Tetumpun Kembali Bisa Dilintasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:03 WIB

AKHIRNYA JEMBATAN GANTUNG DESA PINTU RIME SUDAH BISA DILALUI KEMBALI

Berita Terbaru