Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Harus Tetap Berjalan Selama Libur Sekolah

WASPADA24

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:30 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,24/12/2025-Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia menilai bahwa kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap menjalankan pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada masa libur sekolah merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik, tetapi juga menyasar ibu hamil dan ibu menyusui, yang membutuhkan asupan gizi secara rutin dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberlanjutan pendistribusian MBG tidak seharusnya terhenti hanya karena adanya libur sekolah.

Kami berpandangan bahwa kebutuhan gizi bersifat fundamental dan tidak mengenal waktu libur. Ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak tetap membutuhkan asupan makanan bergizi setiap hari demi menjaga kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

kami menilai bahwa pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berjalan meskipun dalam masa libur sekolah.

Perlu dipahami bahwa ibu hamil dan ibu menyusui anak balita tidak mengenal hari libur, Setiap hari mereka tetap membutuhkan asupan gizi yang cukup demi kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak. Demikian pula, kebutuhan gizi anak-anak tidak bersifat musiman, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara terus-menerus.

Anak-anak di negeri ini membutuhkan asupan gizi yang rutin dan berkesinambungan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan berkualitas. Oleh karena itu, Program MBG harus dipandang sebagai program strategis nasional yang tidak boleh terhenti oleh faktor administratif semata.

Kami sangat menyayangkan apabila terdapat pernyataan atau pandangan yang kurang tepat dan tidak konstruktif, yang menyebutkan bahwa pendistribusian Program MBG seharusnya dihentikan pada saat libur sekolah. Pandangan semacam ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta melemahkan tujuan utama program pemenuhan gizi nasional.

Langkah BGN dalam memastikan MBG tetap berjalan selama masa libur sekolah mencerminkan komitmen kuat negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus menunjukkan pemahaman yang utuh bahwa persoalan gizi tidak bersifat musiman maupun administratif.

Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia ( DPP LPPI ) Dedi Siregar mengatakan bahwa kebijakan BGN ini merupakan bentuk perlindungan nyata terhadap kelompok rentan, serta sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Oleh karena itu, kami mendorong agar pelaksanaan Program MBG terus dilakukan secara konsisten, tepat sasaran, dan berkelanjutan, dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Framing Negatif terhadap AHY dan Ibas Harus Dihentikan, Ruang Publik Harus Diisi dengan Fakta
Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor Pusat Pertamina, Tuntut Evaluasi Pengangkatan Komisaris
Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR
PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi
Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan
Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II
Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Suka Makmur, Langkat: Laporan Ungkap Mark Up, Dana Fiktif, dan Silpa Diduga Digelapkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:02 WIB

Kisah Mencekam Tanah Nenek Moyang yang Harus Diperjuangkan Melawan PT LNK Tanpa Dasar Hukum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:46 WIB

PT LNK Tolak Penguburan di Tanah Asli Warga; Keluarga & Warga Kecewa Tak Ada Solusi dari Kepala Desa Nambiki, Camat dan Bupati Langkat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta Diduga Tak Dinikmati Warga Desa

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:46 WIB