Menjerit 385 Kepala Desa Se Aceh Tenggara Siltap Belum di Banyarkan Tahun 2025.

WASPADA24

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:22 WIB

50490 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com- 385 kepala desa se Kabupaten Aceh Tenggara siltap sudah 4 bulan belum di banyarkan oleh pemerintah daerah, terhitung sejak September hingga bulan Desember tahun 2025. Hingga berita tayang belum ada penjelasan kapan akan sibayarkan siltap tersebut.

Bupati H.Salim Fakhry sewaktu melakukan sosalisasi dan monitoring mengenai pembanyaran pajak atas dana desa di laksanakan oproom Sekdakab Aceh Tenggara, Jumat 07 Nopember 2025 Bupati mengatakan pada Kepala Desa siltap akan dibanyarkan di akhir Desember 2025 sebanyak tiga bulan.

Salah satu kadus dari desa titimas Rindu,(54) Tahun jumat 09/01/26 sekitar pukul 14.30 Wib dia,”menjelaskan padahal janji Bupati di saat kepala desa di udang masalah sosalisasi dan monitoring pembanyaran pajak dana desa dilaksanakan di oproom sekdakab Aceh Tenggara,ternyata siltap tersebut di banyar hanya bulan Agustus 2025 saja,”jelasnya pada waspada24.com.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rindu menambahkan, ketika Bupati Aceh Tenggara mengatakan, siltap kami akan di banyarkan tiga bulan saya sebagai kadus merasa senang mendengar perkataan Bupati tersebut. Ternyata itu semua hanya janji palsu semuanya, sebut Rindu.

Ketika di konfirmasi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Syukur Selamat Karo Karo SE., M.Si.Ak, Senen 12/01/26 di ruangan kerjanya Syukur menjelaskan, siltap kepala desa akan di banyarkan dan diselesaikan 4 bulanya sebelum lebaran di tahun 2026, terang Syukur kepada waspada24.com.

Harapan Rindu pada Bupati Aceh Tenggara akan segera membanyarkan siltap yang belum dibayarkan, pasalnya kami bekerja guna pembangunan desa tempat kami tinggal.

Laporaan(M.Jeni)
Waspasa24.com.

Berita Terkait

Kodim 0108/Agara Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Teger Miko, Pemasangan Hanger Masuki Tahap Krusial
Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta Diduga Tak Dinikmati Warga Desa
Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang. Polres Agara usut Rutin BPJN
Laksanakan Perintah Kasad, Kodim 0108/Agara Tuntaskan Program Bedah RTLH, Danposramil Lawe Bulan Serahkan Kunci Rumah Layak Huni
Proyek Bronjong Desa Ketambe Disorot: Dugaan Mutu Material Diabaikan, Pengawasan Dipertanyakan, LSM KOREK Desak Audit Menyeluruh
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Suka Makmur, Langkat: Laporan Ungkap Mark Up, Dana Fiktif, dan Silpa Diduga Digelapkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:02 WIB

Kisah Mencekam Tanah Nenek Moyang yang Harus Diperjuangkan Melawan PT LNK Tanpa Dasar Hukum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:46 WIB

PT LNK Tolak Penguburan di Tanah Asli Warga; Keluarga & Warga Kecewa Tak Ada Solusi dari Kepala Desa Nambiki, Camat dan Bupati Langkat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta Diduga Tak Dinikmati Warga Desa

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:46 WIB