PPDS Kedokteran Kelautan Gelar Trauma Healing, Pulihkan Senyum Anak-Anak Korban Banjir di Aceh Tenggara

WASPADA24

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:06 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Minggu, 21 Desember 2025.
Kepedulian dan empati kembali ditunjukkan oleh Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Kelautan) melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Fokus utama kegiatan ini adalah membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang mengalami tekanan mental akibat bencana.

Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Ketambe dan dipimpin langsung oleh dr. Wahyu Sulistya Affarah, Sp.KL(K) bersama para residen. Kehadiran tim medis ini bukan hanya membawa obat dan peralatan kesehatan, tetapi juga pendekatan kemanusiaan berbasis psikososial, yang sangat dibutuhkan anak-anak pascabencana ketika rasa aman mereka terguncang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak awal kegiatan, suasana hangat langsung terasa. Anak-anak dan warga menyambut antusias kedatangan para dokter. Interaksi langsung pun dilakukan—mulai dari menyapa, mendengarkan cerita, hingga memberi motivasi agar anak-anak kembali percaya diri dan berani menatap hari esok.

Untuk mencairkan suasana, para dokter mengajak anak-anak bernyanyi, bermain bersama, serta mengikuti games edukatif yang dirancang khusus untuk memicu tawa dan keceriaan. Perlahan, wajah-wajah cemas berubah menjadi senyum. Tawa anak-anak pun kembali terdengar, menjadi tanda awal pulihnya kondisi psikologis mereka.

Kegiatan trauma healing ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk nyata kehadiran tenaga medis di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. Pendampingan seperti ini diharapkan mampu membantu anak-anak merasa lebih aman, tenang, dan siap kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa bayang-bayang trauma.

Dalam keterangannya, dr. Wahyu Sulistya Affarah, Sp.KL(K) menegaskan bahwa kegiatan trauma healing akan terus dilaksanakan di sejumlah titik lain yang terdampak banjir. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PPDS Kedokteran Kelautan untuk mendampingi masyarakat Aceh Tenggara agar dapat pulih secara fisik maupun mental pascabencana.

Di tengah duka akibat banjir, upaya ini menjadi bukti bahwa sentuhan kemanusiaan mampu menyalakan kembali harapan—terutama bagi anak-anak, generasi penerus yang paling berharga.

Peliput : Zulkifli, S. Kom

Berita Terkait

Kodim 0108/Agara Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Teger Miko, Pemasangan Hanger Masuki Tahap Krusial
Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta Diduga Tak Dinikmati Warga Desa
Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang. Polres Agara usut Rutin BPJN
Laksanakan Perintah Kasad, Kodim 0108/Agara Tuntaskan Program Bedah RTLH, Danposramil Lawe Bulan Serahkan Kunci Rumah Layak Huni
Proyek Bronjong Desa Ketambe Disorot: Dugaan Mutu Material Diabaikan, Pengawasan Dipertanyakan, LSM KOREK Desak Audit Menyeluruh
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Suka Makmur, Langkat: Laporan Ungkap Mark Up, Dana Fiktif, dan Silpa Diduga Digelapkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:02 WIB

Kisah Mencekam Tanah Nenek Moyang yang Harus Diperjuangkan Melawan PT LNK Tanpa Dasar Hukum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:46 WIB

PT LNK Tolak Penguburan di Tanah Asli Warga; Keluarga & Warga Kecewa Tak Ada Solusi dari Kepala Desa Nambiki, Camat dan Bupati Langkat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta Diduga Tak Dinikmati Warga Desa

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:46 WIB