Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

WASPADA24

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:29 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak-Riau, – Memasuki hari keempat, kegiatan gotong royong renovasi Jembatan Sungai Penyengat di Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, terus dikebut. Pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, personel Polsek Koto Gasib bersama BKO Polda Riau dan masyarakat kembali melanjutkan pekerjaan renovasi jembatan yang menjadi akses vital warga. Minggu (1/02/2026).

Jembatan sepanjang 42 meter dan lebar 3 meter tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat, termasuk sebagai jalur utama anak-anak menuju sekolah serta akses perekonomian warga. Renovasi dilakukan guna meningkatkan faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna jembatan.

Pada hari keempat ini, pekerjaan difokuskan pada pengelasan lantai jembatan, pengecatan pagar dan lantai, pembuatan pondasi untuk kedudukan tiang jembatan, pembersihan semak di sekitar lokasi, serta penentuan titik pemasangan prasasti.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Koto Gasib IPTU Suhardiyanto, S.H., M.H., didukung 3 personel Polsek Koto Gasib, 2 personel Satpolairud Polda Riau, 5 personel BKO Brimob, 3 personel BKO Ditsamapta Polda Riau, Kepala Desa Buatan I beserta perangkat desa, mahasiswa Kukerta UNDRI, serta sekitar 10 orang masyarakat setempat.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Koto Gasib IPTU Suhardiyanto mengatakan, pelaksanaan gotong royong yang telah memasuki hari keempat menunjukkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Alhamdulillah, sampai hari keempat ini pekerjaan berjalan lancar. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi warga. Kehadiran Polri di sini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Renovasi jembatan diharapkan segera rampung sehingga dapat kembali digunakan secara maksimal oleh masyarakat Kampung Buatan I dan sekitarnya.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala
PPNM Gelar Pembagian Rapor Serentak dan Apresiasi Siswa Berprestasi di Seluruh Kompleks Sekolah
Lapas Sibolga Jalin Sinergi dengan DPRD Kota Sibolga, Perkuat Dukungan Program Pembinaan dan Pemasyarakatan
Perkenalan dan Sapa Warga Binaan, Plt Kalapas Narkotika Langkat Tegaskan Komitmen Pembinaan dan Ketertiban

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Suka Makmur, Langkat: Laporan Ungkap Mark Up, Dana Fiktif, dan Silpa Diduga Digelapkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:02 WIB

Kisah Mencekam Tanah Nenek Moyang yang Harus Diperjuangkan Melawan PT LNK Tanpa Dasar Hukum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:46 WIB

PT LNK Tolak Penguburan di Tanah Asli Warga; Keluarga & Warga Kecewa Tak Ada Solusi dari Kepala Desa Nambiki, Camat dan Bupati Langkat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta Diduga Tak Dinikmati Warga Desa

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:46 WIB