Riot Bandung, Komunitas Lari Terbuka untuk Semua Kalangan

WASPADA24

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 22:15 WIB

50298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | Olahraga lari memiliki berbagai manfaat untuk tubuh manusia seperti mengatur berat badan, menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi.

Namun kesibukan sehari-hari banyak membuat banyak orang lupa akan olahraga ini. Riot Bandung hadir untuk mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat dengan kebiasaan berlari.

Komunitas Riot (Running Is Our Therapy) Indonesia pertama kali didirikan di Bali pada bulan Juni 2016. Semenjak itu Riot Indonesia telah tersebar di 15 kota yang men support acara marathon sejauh 42 Km dan salah satu kota yang memiliki komunitas ini adalah Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riot Bandung berdiri pada 22 Februari 2018 dan sudah memiliki 280 anggota dengan 180 anggota aktif dari seluruh kalangan dari mulai siswa, karyawan, hingga pensiunan.

Jadwal lari yang dilakukan di hari Selasa dan Sabtu. Untuk hari Selasa akan diadakan lari malam dengan easy pace and short distance atau jarak yang dekat dan kecepatan yang ringan dengan jarak tempuh lari sejauh 6 Km.

Hal ini bertujuan agar karyawan yang mengikuti lari ini masih mempunyai energi untuk berpola hidup sehat walaupun sehabis bekerja.

Untuk hari Sabtu juga diadakan kegiatan lari pagi dengan kecepatan dan jarak tempuh yang lebih intens yaitu di 10 Km.

Rute yang biasanya diambil untuk jogging adalah di jalan-jalan yang berada di Kota Bandung. Tempat titik temu yang dipilih untuk jogging pun merupakan hasil kolaborasi Riot Bandung dengan beberapa venue seperti restoran, kafe, dan juga hotel.

Selain untuk menjadi titik temu, hal ini juga dilakukan untuk menaikan engagement lokasi tersebut di sosial media mereka.

Selain latihan lari komunitas ini juga mengadakan beberapa pelatihan penguatan dan juga edukasi untuk kiat-kiat lari. Untuk sesi latihan kecepatan diadakan di GOR Padjajaran pada Kamis malam, latihan ini meliputi latihan ABC drill untuk meningkatkan kecepatan saat berlari.

Sedangkan latihan penguatan yang meliputi latihan core, sit up, dan juga leg day pun dilakukan di Cap Sahabat Cibadak.
Latihan ini berguna untuk menguatkan anggota tubuh dan juga edukasi meminimalisir risiko cedera.

Riot Bandung pun selalu menjadi bagian dari acara lari maraton yang diadakan. Karena Riot Indonesia tersebar di 15 kota, maka saat ada acara maraton yang diadakan di Kota Bandung, Riot Bandung akan memfasilitasi akomodasi dan hotel untuk anggotanya.

Selain itu bila suatu acara maraton mengalami kekurangan dari segi sumber daya manusianya, Riot Bandung juga biasanya membantu untuk menyediakan seperti untuk marshal dan pacernya.

Walaupun Riot Bandung memfasilitasi anggotanya dengan berbagai kelengkapan mulai dari pelatih profesional, tempat, dll. Tetapi Riot Bandung tidak memungut biaya apapun kepada anggotanya sendiri.

“Kita tidak ada pungutan biaya karena kita ada dari pelajar sampai dengan pensiunan terlibat. Jangan sampai karena Rp10.000 atau Rp15.000 orang-orang yang mau latihan jadi terhambat,” ujar Ketua Divisi Project dan Event Riot Bandung Roni Apriatna di Sl_oow Coffee Jalan Dr.Otten pada Selasa, 4 Februari 2025.

Cara mengikuti kegiatan Komunitas ini pun tergolong mudah yaitu dengan cara membuka website https://lu.ma/riotbandung lalu tinggal datang di jadwal dan tempat yang tertera di website itu. (din.job)*

Berita Terkait

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Pemasangan Gateway Parking Pasar Cipeundeuy, Sudah Sesuai prosedur Dan Direncanakan Jauh Hari,
Wali Kota Bandung Terancam Diperiksa Kejari, Kasus Korupsi Penyalahgunaan Wewenang Menghangat
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi
sejak tahun 2014. Namun, hingga saat ini, upaya untuk mewujudkan proyek ini masih menghadapi hambatan
Jelang Nataru, Ustad Ismail Hasan (Eks Napiter) Nyatakan Komitmen Jaga Kedamaian dan Tolak Terorisme

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Suka Makmur, Langkat: Laporan Ungkap Mark Up, Dana Fiktif, dan Silpa Diduga Digelapkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:02 WIB

Kisah Mencekam Tanah Nenek Moyang yang Harus Diperjuangkan Melawan PT LNK Tanpa Dasar Hukum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:46 WIB

PT LNK Tolak Penguburan di Tanah Asli Warga; Keluarga & Warga Kecewa Tak Ada Solusi dari Kepala Desa Nambiki, Camat dan Bupati Langkat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:24 WIB

PENERAPAN ATURAN KETAT PEMBELIAN BBM BERSUBSIDI; SPBU 14.207.172 DUGAAN MELANGGAR DENGAN MENJUAL SOLAR KE KENDARAAN BERPENGISIAN TANGKI MODIFIKASI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:39 WIB

KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI

Berita Terbaru