REDAKSI GAYO LUES

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:28 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuning 1 (RG) – Jeritan masyarakat Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, kembali menggema setelah banjir tahunan kembali merendam permukiman dan lahan pertanian warga. Kondisi yang terus berulang setiap tahun ini dinilai sebagai dampak dari pendangkalan aliran Sungai Lawe Tuban serta rendahnya konstruksi Jembatan Kuning I yang melintasi desa tersebut.

Setiap kali curah hujan tinggi, debit air Sungai Lawe Tuban meningkat dan meluap ke permukiman warga. Akibatnya, rumah-rumah terendam, fasilitas umum terganggu, dan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat mengalami kerusakan serta gagal panen.

Masyarakat mengaku telah bertahun-tahun menghadapi situasi yang sama tanpa adanya penyelesaian yang nyata. Harapan agar dilakukan normalisasi sungai maupun peninggian Jembatan Kuning I hingga kini belum juga terwujud.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ungkapan **”Kami Juga Rakyat Indonesia”** menjadi simbol kekecewaan sekaligus harapan masyarakat agar pemerintah tidak menutup mata terhadap penderitaan yang mereka alami. Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan tersebut.

Menurut warga, banjir yang terus berulang bukan lagi sekadar bencana alam, melainkan persoalan infrastruktur yang memerlukan penanganan segera. Pendangkalan sungai menyebabkan kapasitas aliran air berkurang, sementara keberadaan jembatan yang dinilai terlalu rendah memperlambat arus sehingga air lebih mudah meluap ke kawasan permukiman.

Selain merusak rumah dan harta benda, banjir juga memberikan dampak ekonomi yang besar. Banyak petani mengalami kerugian akibat tanaman yang terendam, sementara aktivitas masyarakat terhenti selama banjir berlangsung.

Masyarakat berharap pemerintah dan BPJN segera melakukan kajian teknis serta merealisasikan normalisasi Sungai Lawe Tuban dan peninggian Jembatan Kuning I sebagai solusi jangka panjang. Tanpa langkah nyata, warga khawatir banjir tahunan akan terus menjadi ancaman yang merenggut kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Bagi warga Desa Kuning I, penanganan banjir bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bentuk kehadiran negara dalam melindungi dan memberikan rasa keadilan kepada seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. (Rizal Gayo)

Berita Terkait

Kapus UPTD Puskesmas Perawatan Kutambaru Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Kapus UPTD Puskesmas Lawe Dua Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu
Diduga Tak Transparan Rekrut Paruh Waktu, Oknum Kepsek SD N 2 Biak Muli Berinisial JM Disorot Agara
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Petani Menjerit Pupuk Langka di Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan
Tiga Unit Rumah di Lalap Sijago Merah Desa Seri Muda Aceh Tenggara

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:48 WIB

​Tahun Baru Islam 1448 H, Keluarga Besar Polres Bitung Sampaikan Pesan Kedamaian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:02 WIB

​Aksi Heroik Sang Penjaga Gawang

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:01 WIB

Komandan Korem Danrem 131/Santiago Tinjau Langsung Pengiriman Bantuan Gempa Sangihe

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:45 WIB

​Kejari Bitung Eksekusi Barang Bukti Inkrah, Kapolres Tegaskan Komitmen Babat Kriminalitas

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WIB

​Asah Kemampuan Taktis, Prajurit Satrol Kodaeral VIII Simulasikan Penanganan Darurat di Atas KRI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Hadir di Lapangan God Bless, Delegasi Dankodaeral VIII Komitmen Jaga Kebersamaan dan Pembangunan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

​Ikhtiar Menambal Kebocoran Solar di Kota Cakalang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:44 WIB

​Redam Konflik Agraria, Polsek Maesa Kedepankan Restorative Justice dalam Sengketa Lahan di Wangurer Barat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Sabtu, 20 Jun 2026 - 09:28 WIB