Manado | Waspada24.com – Forum tahunan para pemimpin daerah kembali bergulir guna merumuskan arah pembangunan perkotaan di Indonesia, Minggu (05/07/26).
Mengusung tema besar “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat,” Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 resmi diselenggarakan.
Perhelatan strategis skala nasional ini berlangsung selama satu pekan penuh, terhitung sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2026.
Agenda tersebut dirancang bukan sekadar sebagai ruang pertemuan formal, melainkan sebagai wadah krusial bagi para kepala daerah untuk saling memperkuat sinergi.
Melalui forum ini, para wali kota dari berbagai wilayah di Indonesia saling berbagi pengalaman sukses serta inovasi terapan.
Tujuan utamanya adalah merumuskan langkah kolaboratif yang konkret demi mewujudkan tata ruang dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, tangguh, serta memiliki daya saing tinggi.
Tidak hanya fokus pada diskusi ruang sidang, Rakernas XVIII APEKSI juga disemarakkan oleh serangkaian kegiatan paralel yang berdampak luas.
Di antaranya adalah gelaran Indonesia City Expo, berbagai forum tematik, serta Dialog Kota Tangguh. Kemeriahan budaya dan penguatan ekonomi lokal pun turut dihadirkan lewat pelaksanaan Karnaval Nusantara dan bazar UMKM yang diikuti oleh ratusan pelaku usaha kreatif dari berbagai penjuru tanah air.
Pemerintah Kota Manado menunjukkan komitmen penuhnya dalam menyukseskan agenda akbar tersebut. Kehadiran langsung Wali Kota Manado dalam forum ini menjadi bukti nyata keseriusan daerah untuk terlibat aktif dalam perumusan kebijakan strategis nasional.
Keikutsertaan ini juga dinilai momentum penting bagi Manado untuk menyerap sekaligus membagikan praktik tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui partisipasi aktif tersebut, Pemerintah Kota Manado membidik penguatan kerja sama antarpemerintah kota dan perluasan kolaborasi lintas daerah.
Langkah diplomasi penataan kota ini diharapkan mampu mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan di Manado yang jauh lebih inovatif, adaptif, serta siap menghadapi tantangan global di masa depan. (74M)



































