Bitung | Waspada24.com – Deru angin dari Pelabuhan Samudera Bitung siang itu seolah membawa kabar baru bagi korps Bhayangkara di ujung utara Sulawesi, kamis 16 Juli 2026.
Bertempat di Sport Hall Sarja Arya Racana, Aspol Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Kepolisian Resor Bitung menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi sejumlah perwira menengah dan pertamanya.
Upacara ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah langkah taktis penyegaran organisasi di tengah menghangatnya dinamika keamanan kota pelabuhan ini.
Kapolres Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, memimpin langsung jalannya sertijab didampingi Wakapolres Kompol Daniel Korompis.
Arie menekankan pentingnya akselerasi kinerja bagi para pejabat yang baru dilantik. Kota Bitung, dengan karakteristik sosiologis dan ekonominya yang kompleks, menuntut para nakhoda baru ini untuk langsung “berlari” tanpa ada waktu jeda sekadar bersantai.
”Suasana kerja kita harus baru dan mampu berkarya dengan baik. Saya berharap pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi riil di Kota Bitung,”
ujar AKBP Arie Sulistyo saat memberikan arahan taktis di hadapan jajarannya.
Arie tidak menampik bahwa tantangan yang dihadapi para perwira baru ini tergolong berat.
Ia memberikan catatan khusus bagi jabatan Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam), posisi yang ia sebut sebagai “mata dan telinga” pimpinan.
Menurutnya, kegagalan mendeteksi riak-riak sosial sejak dini akan berakibat fatal pada pengambilan kebijakan Kamtibmas di kota yang dikenal memiliki kompleksitas permasalahan tinggi ini.
Selain sektor intelijen, sorotan tajam juga diarahkan pada sektor pengamanan gerbang laut.
Sektor ini kini di bawah kendali Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) yang baru.
Pelabuhan Bitung, sebagai urat nadi penyeberangan dan arus logistik antar-provinsi, dinilai sangat rawan terhadap praktik penyelundupan dan kejahatan transnasional.
Pimpinan Polres Bitung menuntut ketegasan aparat dalam menyapu bersih peredaran barang ilegal serta tindak kriminalitas di pelabuhan.
Meski target tinggi dipatok, Arie optimistis jajaran barunya mampu memikul tanggung jawab tersebut.
Ia meyakini para perwira yang terpilih adalah figur-figur terbaik yang telah disaring ketat oleh pimpinan Polri untuk memikul mandat di wilayah-wilayah strategis ini.
Apresiasi juga mengalir bagi para pejabat lama yang telah purnatugas di jajaran Polres Bitung. Pengabdian mereka dinilai berhasil meletakkan fondasi keamanan yang stabil, yang kini harus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh para suksesornya.
Adapun roda mutasi di tubuh Polres Bitung kali ini resmi menggeser posisi empat perwira penting, antara lain:
- Kabag Ren: AKP Ferry Frangky Padama menyerahkan tongkat estafet kepada AKP Nyoto.
- Kasat Intelkam: AKP Slamet digantikan oleh Iptu Christian Witer P. Pardede.
- Kasat Samapta: Kursi yang ditinggalkan AKP Nyoto kini diisi oleh Iptu Suprihadi Wakit Sugianto.
- Kapolsek KPS Bitung: Iptu Harli Essing Buida menyerahkan kepemimpinan pelabuhan kepada Iptu Nicky Walokow Winerungan. (74M)



































