Underpass Cibitung: Investasi Mahal untuk Kemudahan Warga Bekasi

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:19 WIB

50254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Underpass Cibitung: Investasi Mahal untuk Kemudahan Warga Bekasi

KABUPATEN BEKASI – Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H., M.Si menilai pembangunan underpass di Perumahan Metland Cibitung merupakan solusi efektif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung.

‎Hal itu disampaikan Politisi Senior Partai Golkar tersebut kepada para awak media, saat meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun underpass di Perumahan Metland Cibitung, Kamis (8/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga masyarakat Kampung Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat tersebut, mengakui kemacetan yang terjadi di ruas jalan Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, terutama pada jam-jam sibuk sudah sangat dikeluhkan oleh para pengendara, khususnya masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai pekerja, pedagang dan lain sebagainya.

“Saya melihat apa yang dilakukan oleh pengembang untuk mengatasi persoalan kemacetan tersebut, merupakan gagasan yang harus kita hargai,” ungkap Doktor Lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tersebut.

DR. Amin pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi harus hadir, untuk memberikan solusi dan jawaban sesuai kaidah dan norma hukum yang berlaku.

‎Disinggung mengenai adanya penolakan pembangunan underpass dari warga Telaga Harapan, DR. Amin menyarankan agar dilakukan duduk bersama warga untuk mencari solusi, dalam rangka kebersamaan dan tidak mengedepankan ego.

“Coba kita urai, dari mulai pintu kereta buka tutup Cikarang Jati dengan yang ada di Telaga Asih, Telaga Murni, ini macetnya luar biasa. Dan juga sekarang pintu penyangga rel kereta yang kecil jalan motor ini sudah ditutup, karena itu kemacetan akan semakin menumpuk,” terangnya.

‎Oleh karena itu, DR. Amin memandang gagasan pengembang untuk membangun underpass merupakan salah satu investasi yang cukup menjanjikan, karena dirinya mendengar pembangunan underpass menggunakan anggaran perusahaan atau pengembang, bukan dari anggaran APBD.

‎”Saya mohon kepada para pihak, untuk memaklumi kalau Bekasi merupakan kota metropolitan, kota besar, dan mempunyai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, karena itu mobilitas masyarakat pasti akan sangat berpengaruh jika terjadi kemacetan yang sangat krodit,” jelasnya.

‎Jika underpass dibangun di lokasi tersebut, DR. Amin pun meyakini akan meningkatkan berkembangnya perekonomian, harga tanah akan menjulang tinggi dan investor akan masuk. Dirinya berpesan jangan sampai ada stakeholder atau LSM yang menolak masuknya investor.

“Saya berpesan kepada Plt. Bupati Bekasi, harus mencermati secara seksama untuk mengkaji secara kedinasan dan secara teknisnya. Pemkab Bekasi juga harus memfasilitasi pertemuan warga yang pro dan kontra terkait pembangunan underpass tersebut,” paparnya.

‎DR. Amin mengatakan bahwa rencana pembangunan underpass ini sudah berjalan cukup lama, sehingga tinggal menunggu izin yang saat ini sedang berproses pada birokrasi sesuai aturan yang harus ditempuh. Dan mungkin dirinya pun melihat jika pengembang sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan Pemda.

Dalam kesempatan tersebut, DR. Amin pun memandang bahwa pembangunan underpass ini merupakan investasi yang sangat mahal, sehingga warga masyarakat di Kabupaten Bekasi harus menyambut baik agar kemacetan bisa terurai.

“Saya atas nama warga masyarakat sekitar, merekomendasikan kepada Pemkab Bekasi untuk bisa mencari win win solution. Dan pembangunan underpass harus berjalan, atau bentuknya apa silahkan,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Wartawan Laporkan Oknum (Ir.A) ke Polda Metro Jaya
Banjir Bekasi Belum Surut, Warga Butuh Bantuan Mendesak
Pemda Provinsi Jawa Barat Turut Mengawasi Pembongkaran Pagar Laut di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Belum Dikembalikan! Rp130 Juta Simpanan Anggota KSU KMGR Paya Rentan Desa Kem-Kem Macet

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Satlantas Polres Karo di Bawah AKP Andita Sitepu Tegakkan Disiplin Lalu Lintas & Kesadaran Pajak Kendaraan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:23 WIB

AKP Joni H. Pardede Pimpin Langkah Cepat: Satresnarkoba Polres Karo Amankan 20 Butir Ekstasi di Kabanjahe

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Lega: Pemkab Karo Bergerak Cepat Atasi Genangan & Banjir Sepanjang Jalur Simpang Enam–Lau Dah  

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Namanya Dicatut Tanpa Izin! Warga Berastepu Laporkan Orang yang Mengaku Wakili 165 KK Pengungsi Sinabung

Rabu, 30 September 2026 - 01:31 WIB

​Uang Simpanan Tak Kunjung Dibayarkan, Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Desa Siabang-Abang Gelar Aksi Spontanitas dan Tuntut Keadilan

Minggu, 27 September 2026 - 04:13 WIB

Wakil Rektor II IT&B Indonesia Asprina Br Surbakti (38) Ditemukan Tewas di Kediaman Perumahan Je Khesain — Mobil Dibawa Kabur, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Sabtu, 26 September 2026 - 00:13 WIB

Bupati Karo Hadiri Ibadah Oikumene ASN dan Non-ASN: Tanamkan Nilai Iman dan Integritas dalam Pelayanan

Berita Terbaru